Prodamat Series #6 “Mitos dan Fakta Diabetes Melitus”
/in Berita /by Magister Kesehatan MasyarakatProgram studi (Prodi) Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan seminar secara online dengan mengusung tema “Mitos dan Fakta Diabetes Melitus”. Kegiatan ini dilaksanakan secara online dengan menggunakan platform zoom meeting pada hari Sabtu, 4 Februari 2023 Pukul 10.00 – 12.00 WIB. Webinar ini merupakan salah satu kegiatan Program Pemberdayaan Umat yang merupakan agenda rutin dari universitas Ahmad Dahlan yang bertujuan melibatkan mahasiswa untuk berperan aktif dalam menyikap permasalahan yang ada di masyarakat.
Menurut survey organisasi kesehatan dunia WHO, Indonesia menempati urutan keempat terbesar dalam jumlah penderita Diabetes Melitus di bawah India, China dan Amerika Serikat. Pada tahun 2030 diperkirakan 21,3 juta penduduk Indonesia menderita diabetes. Di Indonesia masalah ini sudah merupakan masalah kesehatan masyarakat karena prevalensinya yang meningkat dua sampai tiga kali lebih cepat dari negara maju.
Pembimbing Prodamat kali ini adalah Dr.Sunarti, S.K.M., M.Si dan Dr.Rochana Ruliyandari, SE., M.Kes dan dimotori oleh 9 mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, yaitu Noernahar Septisari Usman, Arinhi Arihatal Jannah, Maharani Nusara Ardhi, Renni, Veronica Sukardi Jaya, Ratnawati, Candra Puspitasari, Emanuel Depa Chrisnandy, dan Jumaiah. Kegiatan ini diikuti 50 peserta dari kader kesehatan dan mahasiswa MKM UAD.
Acara dibuka oleh Pembimbing Prodamat Dr.Sunarti, S.K.M., M.Si D. Dalam sambutanya, beliau menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada panitia atas terselenggaranya webinar ini. Beliau juga menyampaikan kegiatan ini menjadi momentum sharing dan komitmen untuk bisa memberikan informasi terkini tentang perkembangan isu-isu kesehatan dan melakukan upaya edukasi terkait penyakit diabetes melitus kepada masyarakat, dan juga akan pentingnya untuk menjaga pola hidup yang sehat, karena penyakit diebetes melitus saat ini menjadi bagian dari penyakit katastropik yang membutuhkan biaya tinggi, komplikasi dan mengancam jiwa.
Narasumber yang memberikan materi dalam kegiatan ini adalah dr.Noernahar Septisari Usman, praktisi kesehatan yang bertugas sebagai Dokter Umum puskesmas Marisa Kab.Pohuwatu, beliau menjelaskan tentang penyakit diabetes melitus. Dan dr.Veronica Sukardi Jaya, praktisi kesehatan yang bertugas sebagai Dokter Umum Puskesmas Dengilo Kab.Pohuwatu, mengulas tentang Diet seimbang penderita diabetes melitus. Setelah para narasumber memaparkan materi sesuai dengan topiknya masing – masing, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi atau tanya jawab yang dipimpin oleh moderator acara Candra Puspitasari. Tampak sekali antusias dari para peserta webinar dalam memberikan pertanyaan – pertanyaan yang ditujukan ke para pembicara satu ataupun dua. Webinar berjalan dengan lancar dan interaktif, ditutup dengan pembagian doorprice kepada peserta yang mendapatkan poin tertinggi dalam menjawab pre test -post test.
Kunjungan Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO)
/in Berita /by Magister Kesehatan MasyarakatRebu, 01 Februari 2023 Fakultas Kesehatan Masyarakat(FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogykarta kedatangan tamu penting dari Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO). Pada kegiatan tersebut Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) bermaksud untuk melakukan kunjungan kepada salah satu program studi yang terdapat di FKM UAD yaitu Magister Kesehatan Masyarakat (MKM). Tujuaan Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) melakukan kunjungan ke Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) adalah karna UNRIYO memiliki tujuan untuk membentuk program pascasarjana kesehatan masyarakat.
Pada kunjungan kali ini pihak UNRIYO dihadiri oleh Ketua yayasan : Tri Pomo Hendratno, ST, Wakil Rektor 2 Bidang akademik Dr. Setiyanto, DEA dan tim pendirian program studi magister kesehatan masyarakat, sedangkan dari FKM UAD dihadiri oleh Dekan FKM : Rosyidah, S.E., M.Kes., Ph.D , Muhammad Syamsu Hidayat, S.E., M.Sc., Ph.D. (Wakil Dekan Bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan, Akademik, dan Kemahasiswaan), Tri Wahyuni Sukesi, S.Si., M.P.H. (Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan, Kehartabendaan, dan Administrasi Umum), Ketua Program Studi S2 Dr. Dra., R. Sitti Nur Djannah, M.Kes., Seketaris Program Studi S2 Sulistyawati, S.Si, MPH., Ph.D,
Pada kegiatan ini UNRIYO ingin belajar bagaimana cara untuk mendapatkan izin pendirian prodi S2 kesehatan masyarakat kepada FKM UAD. Bapak Tri Pomo Hendratno, ST juga menyampaikan jika sudah melakukan pengajuan program studi baru tetapi belum diizinkan. Saran yang diberikan oleh ketua program studi s2 kesehatan masyarakat UAD Dr. Dra., R. Sitti Nur Djannah, M.Kes adalah membuat satu focus peminatan terlebih dahulu yang menjadi kehandalan di UNRIYO. Yang terpenting izin pendirian keluar, untuk penambahan peminatan bisa ditambahkan dengan berjalannya waktu sesuai dengan keinginan pasar dan tentu akan lebih mudah untuk menambah peminatan baru dari pada prodi baru
Kunjungan ini berfokus terkait syarat-syarat dan tips agar mendapatkan izin pendirian membangun program studi baru. Akhir kegiatan inipun ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh Rosyidah, S.E., M.Kes., Ph.D dan ketua wawasan Tri Pomo Hendratno, ST. dan diakhiri dengan foto bersama dari kedua pihak.

Penandatanganan Berita Acara Oleh Dekan FKM UAD
Harapan dari kunjungan ini semoga UNRIYO mampu mendirikan prodi baru yang dapat memenuhi target pasar.
Prodamat Series #5 “Remaja Bergengsi Melek Kesehatan Reproduksi”
/in Berita /by Magister Kesehatan MasyarakatProgram studi (Prodi) Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan seminar secara daring dengan mengusung tema “ Remaja Bergengsi Melek Kesehatan Reproduksi”. Kegiatan ini bertempat di Laboratorium Promosi Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) pada hari Sabtu, 21 Januari 2023. Webinar ini merupakan salah satu kegiatan Program Pemberdayaan Umat yang merupakan agenda rutin dari universitas Ahmad Dahlan yang bertujuan melibatkan mahasiswa untuk berperan aktif dalam menyikap permasalahan yang ada di masyarakat.
Fase remaja menjadi salah satu masa paling penting dalam siklus kehidupan manusia, dimana masa ini menjadi salah satu penentu kondisi generasi yang akan datang. Masa remaja diikuti dengan pertumbuhan fisik dan seksualitas, dimana pada masa ini akan timbul keingintahuan yang tinggi pada remaja tentang seksualitas. Kondisi ini terkadang menimbulkan masalah bagi remaja akibat kurangnya pengetahuan mereka tentang seksualitas itu sendiri. Informasi yang benar tentang seksualitas, salah satunya tentang kesehatan reproduksi menjadi hal yang sangat diperlukan oleh remaja. Untuk itu webinar ini mengusung tema tentang kesehatan reproduksi yang sangat dibutuhkan remaja. Dengan mengikuti webinar ini diharapkan remaja mampu memahami apa aitu kesehatan reproduksi sehingga mereka dapat mencegah perilaku “ pergaulan bebas” yang akhir-akhir ini banyak terjadi di masyarakat kita.
Pembimbing Prodamat kali ini adalah Dr. Dyah Suryani, M.Kes dan M. Samsu Hidayat, S.E, M.Sc, Ph. D dan dimotori oleh 10 mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, yaitu Esti Kurniasih, Annisa Rifdatul Marwa, Dea Pratiwi, Ezi Emira, Nur Asiyatul Janah, Nur Afni, Aldi Busura, saras Kuntari, Basrudin dan Deni Andriyani. Kegiatan ini diikuti lebih dari 150 peserta remaja. Latar belakang peserta sebagian besar adalah remaja putri yang masih menempuh Pendidikan jenjang SMA dan mahasiswi.
Acara dibuka oleh Wakil Dekan I Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan, M. Samsu Hidayat, S.E, M.Sc, Ph. D. Dalam sambutanya sebagai wakil dari Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, beliau menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada panitia atas terselenggaranya webinar ini. Beliau juga menyatakan kesehatan reproduksi menjadi hal yang sangat penting, terutama bagi remaja karena masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa yang sering disebut fase pencarian jatidiri. Pada fase ini banyak informasi yang berasal dari berbagai sumber terutama dari internet yang sangat sulit kita saring atau kita kontrol. Akhirnya Kembali kepada remaja itu sendiri yang dapat mengontrol arus informasi yang dia terima. Untuk itu remaja perlu membekali diri dengan informasi yang benar, salah satunya tentang kesehatan reproduksi sehingga dengan adanya webinar ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi remaja sebagai bekal untuk menyaring informasi yang diperolehnya.
Narasumber pertama pada webinar kali ini adalah dr. Esti Kurniasih, praktisi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman yang menjelaskan tentang batasan siapakah remaja itu?, bagaimana ciri-ciri fisik seorang remaja dan seluk beluk tentang posyandu remaja. sedangkan narasumber kedua adalah Farizandio Octan Feryant dari Yayasan Vesta Indonesia yang concern dengan masalah HIV/AIDS. Beliau mengupas tuntas HIV/AIDS termasuk cara penularan dan pencegahannya. Webinar berlangsung interaktif dengan tingginya partisipasi peserta dan dimoderatori oleh Ezi Emira. Webinar ditutup dengan pembagian doorprice kepada peserta yang beruntung mendapatkan e-money dari panitia
Prodamat Series #4 “Vaksinasi HPV untuk Pencegahan Kanker Leher Rahim, Perlukah?”
/in Berita /by Magister Kesehatan MasyarakatHingga saat ini kanker leher rahim masih menjadi beban penyakit bagi negara Indonesia dengan prevalensinya yang tinggi, yaitu merupakan kanker kedua terbanyak setelah kanker payudara. Padahal kanker leher rahim pada dasarnya merupakan kanker yang dapat dicegah dengan melakukan skrining deteksi dini. Untuk menyikapi permasalahan tersebut, Program Studi (Prodi) Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengangkat tema “ Vaksinasi HPV untuk Pencegahan Kanker Leher Rahim, Perlukah?” dalam Webinar Series Program Pemberdayaan Umat (Prodamat).
Webinar seri kali ini yang dinahkodai oleh Mujiyono, S.KM, diawali dengan sambutan dari Dr Surachma Asti Mulasari , S.Si.,M.Kes selaku ketua Prodamat dan dosen pendamping Prodamat. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Prodamat merupakan program rutin yang diselenggarakan oleh MKM UAD setiap tahun dan melibatkan dosen serta mahasiswa MKM UAD. Dalam Prodamat ini akan dilaksanakan serial webinar, sehingga setelah ini masih akan ada lagi webinar selanjutnya. Prodamat ini mengupayakan agar mahasiswa berperan aktif dan bersikap responsif terhadap permasalahan di masyarakat. Prodamat ini juga merupakan bagian dari perwujudan pengamalan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam masyarakat.
Acara ini diselenggarakan dengan menggunakan virtual platform Zoom, yang dikendalikan secara terpusat dari Laboratorium Komputer Promosi Kesehatan UAD, pada hari Kamis, tanggal 26 Januari 2023. Disiplin terrhadap waktu merupakan salah satu cerminan keshalihan intelektualitas, dan webinar ini dapat menerapkan hal tersebut dengan memulai tepat jam 13.00 dan selesai tepat pada jam 15.30, sebagaimana direncanakan.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber pertama adalah dr Paryanto, SpOG, MARS dari FKIK Universitas Jambi yang mengangkat judul materi: “Mengupas Tuntas ‘The Silent Killer’ Kanker Leher Rahim”. Hadirnya pembicara dari UNJA juga merupakan implementasi dari kerjasama antara UAD dan UNJA yang telah tertuang dalam MoU. Kemudian pembicara kedua adalah dr Astika Cahyarani dari Kucala Medical Center (Yayasan Kucala) yang juga merupakan magister student di MKM UAD, membawakan materi: “Tips Waspada Kanker Leher Rahim sejak Dini.
Di kesempatan tersebut, dr Paryanto, SpOG, MARS menyampaikan bahwa kanker leher rahim tidak selayaknya lagi menjadi The silent lady killer, mengingat kanker ini dapat diketahui kemunculannya sejak dini melalui skrining deteksi dini. Sebagaimana di negara maju, kasus kanker ini sudah sangat rendah dengan berjalannya skrining deteksi dini dan strategi pencegahan yang baik.
Kanker leher rahim tidak muncul secara tiba-tiba. Kanker ini muncul melalui proses yang berjalan bertahap sebelum akhirnya manifestasi sebagai kanker. Gejala atau tahap perubahan ini dapat dilihat melalui pemeriksaan dengan menggunakan tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat(IVA) atau dengan papsmear. Pemeriksaan dengan test IVA dilakukan dengan mmenyemprotkan larutan asam asetat 3-5% ke leher rahim, kemudian dilihat perubahannya. Adanya perubahan warna menjadi putih menunjukkan adanya kecurigaan keganasan, dan perlu untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Sedangkan Papsmear merupakan pemeriksaan mikroskopi. Sampel Papsmear diambil dengan melakukan apusan di leher rahim menggunakan sikat lembut dan spatula serviks. Apusan ini kemudian dibawa ke laboratorium untuk dilihat sel-selnya. Hasil pemeriksaan papsmear dapat dilihat bila terjadi radang, atau tahap precancer, dan bilamana sudah terjadi kanker. Terapi dapat segera dilakukan bila menemukan kelainan di leher rahim. Pada temuan radang atau precancer, pengobatan dapat memberikan hasil yang sangat baik dan kesembuhan sempurna. Namun akan berbeda bila ditemukan kanker, penanganan akan menjadi lebih kompleks bila sudah menjadi ganas.
Kanker leher rahim 99,7% dilatarbelakangi oleh infeksi virus Human Papilloma Virus (HPV). Infeksi HPV yang pada awalnya merupakan infeksi menular seksual, pada dekade terakhir ini penularannya sudah terjadi secara random. Fenomena ini menjadi hal yang sangat memprihatinkan. Sehingga diperlukan upaya agar wanita dapat melindungi diri dari penularan infeksi HPV.
Salah satu cara untuk melindungi diri dari infeksi HPV adalah dengan melakukan vaksinasi HPV. Hal ini sudah diprogramkan oleh pemerintah untuk melakukan vaksinasi massal HPV dengan kriteria tertentu. Bagi yang tidak masuk dalam kriteria program, maka harus melakukan vaksinasi secara mandiri. Ada dua jenis vaksin yang dapat digunakan untuk mencegah HPV, yaitu vaksin bivalen yang sensitif terhadap 2 tipe HPV, dan vaksin tetravalen, yang sensitif terhadap 4 tipe HPV.
Narasumber kedua, dr Astika Cahyarani memaparkan bahwa resiko kanker secara umum merupakan permasalahan multifaktorial. Ada banyak hal yang berpengaruh, dari usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, perilaku, lingkungan dll. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa gaya hidup sehat merupakan kunci seseorang untuk terhindar dari berbagai penyakit. Dengan menerapkan pola hidup sehat, bukan hanya kanker saja yang dapat dicegah, namun juga penyakit lain, seperti penyakit jantung dan pembuluh darah, diabets, dll. Pola hidup sehat tidak semata hanya mengurangi makanan dan menjaga berat badan, namun juga meliputi banyak hal seperti mengatur nutrisi yang dimakan, baik dari variasi maupun kekayaan gizinya, menjaga agar asupan gula tidak berlebihan, menghindari atau meminimalisir junk food, menghindari gaya hidup menetap atau sedentary, melakukan aktivitas fisik yang cukup, mengindari stress, dll.
Disamping menjalankan pola hidup sehat, skrining deteksi dini juga tidak kalah penting. Ada sangat banyak penyakit yang dapat dicegah dengan melakukan deteksi dini secara berkala, salah satu contohnya adalah kanker leher rahim. Dan satu yang tidak kalah penting adalah melakukan vaksinasi pencegahan kanker. Kanker leher rahim adalah jenis kanker yang dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi, yaitu dengan vaksinasi HPV. Dan di negara kita vaksin hpv dapat diakses dengan mudah.
Webinar yang dipandu oleh Tetrina Purtaria,S.ST dan Hadra Meifany S.KM ini dihadiri oleh 101 peserta dari berbagai daerah, dengan berbagai profesi, dari masyarakat awam, bidan hingga mahasiswa berbagai jurusan. Peserta cukup antusias dengan materi yang diangkat, dengan banyaknya pertanyaan terkait dengan topik tersebut. Sebagai apresiasi, panitia memberikan e-certificate dan doorprize
Prodamat Series #3 “Investasi Gizi Remaja Sebagai Jawaban Tantangan Kesehatan Indonesia”
/in Berita /by Magister Kesehatan Masyarakat
Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)
Program studi (Prodi) Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar acara Webinar dengan tema Investasi Gizi Remaja Sebagai Jawaban Tantangan Kesehatan Indonesia yang digelar di Laboratorium Promosi Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) pada hari Sabtu 14 Januari 2023. Pembangunan kesehatan merupakan investasi utama untuk mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing. Pengembangan sumber daya manusia dalam pembangunan kesehatan yang berkelanjutan mutlak diperlukan, yang salah satu komponen utamanya adalah melalui perbaikan gizi masyarakat khususnya pada remaja. Masalah gizi yang terjadi pada usia remaja akan meningkatkan kerentanan terhadap penyakit di usia dewasa serta berisiko melahirkan generasi yang bermasalah gizi. Lebih jauh lagi, masalah gizi yang terjadi sejak masa remaja akan mempengaruhi perkembangan kognitif produktivitas, kinerja dan daya saing di tingkat global, yang dapat berdampak terhadap kemampuan untuk mendapatkan penghidupan yang layak di kemudian hari. Kegiatan ini diikuti lebih dari 400 peserta remaja di seluruh Indonesia.
Kegiatan Webinar ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa program studi MKM UAD dalam rangka ikut berperan aktif, membantu generasi muda agar lebih aware terhadap masalah kesehatan pribadinya. Kegiatan Prodamat UAD Tahun 2023 ini merupakan momentum penting dalam menggalang kepedulian dan meningkatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bersama membangun gizi menuju bangsa sehat berprestasi antara lain melalui edukasi gizi seimbang bagi remaja. Hal ini dapat mendorong percepatan pencapaian RPJMN Tahun 2024 Bidang Kesehatan yaitu percepatan penurunan stunting dan wasting.
Pelaksanaan Program Investasi Gizi Remaja Sebagai Jawaban Tantangan Kesehatan Indonesia terdiri atas pemberian pretest dan post test, pengenalan gizi (meliputi pengertian, dampak yang diperoleh berdasarkan hasil penelitian, penyakit yang ditimbulkan), 4 Pilar Gizi Seimbang; Pesan Gizi Seimbang serta Tips untuk mencharge tubuh agar tercapainya gizi remaja yang optimal dan sesi tanya jawab sebelum kegiatan berakhir. Narasumber yang memberikan materi dalam kegiatan ini adalah dr. Kuncoro, M.Kes., seorang praktisi kesehatan yang sehari-hari bertugas sebagai Kepala UPT Puskesmas Playen I, GK dan Sudarto Edi Hartono, S.K.M, seorang epidemiolog kesehatan muda di Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dan dimoderatori oleh Novia Ariyani, SST. Adapun anggota kelompok prodamat lainnya memiliki peran dan tanggung jawab dibalik layar guna keberlangsungan agenda webinar.
Sementara itu, Dr. Dra. Sitti Nurdjannah,M.Kes dan Lina Handayani, S.KM.,M.Kes.,Ph.D selaku dosen pembimbing Prodamat menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan gizi remaja terutama kepada para remaja yang saat ini cenderung memiliki pola konsumsi makanan yang tidak sehat dan jarang melakukan aktivitas fisik. Sehingga dengan adanya pemberian materi terkait investasi gizi ini diharpkan para remaja dapat lebih berhati-hati kembali untuk memperhatikan pola konsumsi makanan mereka. Peningkatan pengetahuan dan sikap gizi remaja pada mahasiswa FKM dapat diupayakan melalui Pedoman Gizi Seimbang yaitu dengan cara Syukuri dan nikmati aneka ragam makanan setiap kali makan, Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan, biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tingg, Biasakan mengonsumsi aneka ragam makanan pokok, batasi konsumsi pangan manis, asin dan berlemak, Biasakan sarapan , Minum air yang cukup dan aman, Biasakan membaca label pada kemasan pangan, Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir, Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan normal.
Prodmat Series #2 “Cegah Stunting, Membentuk Generasi Tangguh”
/in Berita /by Magister Kesehatan MasyarakatKenali Stunting pada Anak Sejak Dini
Program Studi (Prodi) Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Seminar tentang ”Cegah Stunting, Membentuk Generasi Tangguh” melalui aplikasi zoom pada 07-01-2023. Kegiatan diadakan dengan metode online serta diskusi yang diikuti 273 peserta. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) yang rutin dilaksanakan oleh MKM UAD pada setiap tahunnya. Secara umum, Prodamat ditujukan untuk mendorong mahasiswa berperan aktif dan bersikap responsif terhadap permasalahan di masyarakat sehingga bisa berkontribusi untuk ikut menyelesaikannya.
Pada Pelaksanaan Webinar terdapat 2 pembicara yakni Ana Amalia Rizqi, S.K.M (Analis Kesehatan Ibu dan Anak Dinas Kesehatan Kab. Sleman dan Fasilitator Nasional Tumbuh Kembang) dengan materi “Pentingnya Tumbuh Kembang Bagi Balita” dan Atikah Mulyawati, S.K.M. (Sanitarian BBTKLPP Yogyakarta, Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan) dengan materi “Peran lingkungan untuk atasi Stunting”. Pada kegiatan prodamat ini beranggotakan 10 mahasiswa aktid Universitas Ahmad Dahlan yakni Muhammad Aditya Pratama, Fatimah, Raodah, Yesti Permata, Erla Asmalasari, Bayu Rusmadi Putra, Atikah Mulyawati, Ana Amalia Rizqi, Anggie Dheana dan Wahyuning Nugraheni yang di bombing langsung oleh 2 dosen UAD Rosyidah, S.E., M.Kes., Ph.D serta Solikhah, S.K.M., M.Kes., Dr. PH.
Menurut Ana Amalia Rizqi, S.K,M “Seribu hari pertama kehidupan anak, sangat berperan penting dalam pencegahan stunting. Itu artinya, asupan gizi anak sudah harus diperhatikan sejak awal kehamilan. Stunting dapat terjadi sejak kehamilan jika ada hambatan pertumbuhan pada janin dalam kandungan. Usahakan agar ibu hamil cukup mengkonsumsi makronutrien seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Dalam hal ini, utamakan agar ibu hamil mendapat protein hewani. Diimbangi juga dengan mengomsumsi mikronutrien, yaitu vitamin dan mineral yang terdapat dalam buah dan sayuran.”
Sementara itu menurut Mulyawati, S.K.M “Selain nutrisi pertumbuhan yang harus dipenuhi lingkungan yang sehat juga berperan penting dalam pencegahan stunting. Sanitasi, sumber air minum dan pengelolaan sampah yang baik mutlak dilakukan untuk mencegah anak-anak kita dari stunting”.
Prodamat Series #1 “Wujudkan Indonesia Sehat Melalui Sekolah Sehat”
/in Berita /by Magister Kesehatan MasyarakatProgram Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) salah satu program dari Magister
Kesehatan Masyarakat (MKM) di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang dilaksanakan setiap
tahunnya. Kegiatan ini bertujuan mendorong mahasiswa dalam berperan aktif dan bersikap
responsif terhadap permasalahan-permasalahan di masyarakat, sehingga mahasiswa dapat
berkontribusi dalam penyelesaian permasalahan.
Tahun 2023 Prodamat menggandeng SMK Kesehatan Binatama Yogyakarta untuk
memberikan Pembekalan Program Duta Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Program ini sekaligus
sebagai implementasi MoU antara MKM UAD dengan SMK Kesehatan Binatama. Nuri Hastuti,
SP., MKM selaku Kepala Sekolah menyampaikan bahwa Program Duta UKS SMK Kesehatan
Binatama merupakan Program untuk pemberdayaan siswa agar dapat menjadi duta UKS yang
kompeten, yang memiliki sikap profesionalisme yang diperlukan untuk memberikan pelayanan
kesehatan di lingkup UKS. Sehingga, siswa bisa menyalurkan kepada adik generasi di tingkat
SLTP saat melakukan Praktek Belajar Lapangan (PBL).
Pembekalan Program Duta UKS terdiri dari Empat tema yaitu Pengenalan UKS (meliputi
pengertian, kebijakan, tugas dan fungsi UKS), Komunikasi dan Teknik Penyuluhan (sekaligus
teknik membuat Satuan Acara Penyuluhan), Ilmu Kesehatan Dasar (TRIAD-KRR, kesehatan
gigi, mulut, telinga, mata, dan praktik mencuci tangan) serta Gema Cermat (Dagusibu, 5 O,
Swamedikasi dan KLIK). Hadir sebagai narasumber adalah sembilan orang mahasiswa MKM
UAD yaitu Santy Dwi Kristina, SKM., Kartina Catur Agung Suprapto, SKM., Meyke Herlin
Indriani, SKM., Dwi Natapraja, SKM., Silvia Astuti, S.Keb., dr. Taufik Wijayanto, dr.
Mohammad Affif Bin Rahim M.B.B.S., drg. Mira Maria Mirza., dan drg. Bayu Subagja. Pada
tanggal 6 Januari 2023 bertempat di aula dan ruang kelas dengan metode ceramah tatap muka,
diskusi, serta simulasi praktek oleh 90 siswa kelas 10 dari jurusan Farmasi dan Keperawatan.
Nurul Kodriati, S.Kep., Ns. M.Med.Sc., PhD selaku dosen pembimbing kegiatan
Prodamat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya membentuk perilaku hidup sehat
pada siswa SMK Kesehatan Binatama Yogyakarta, dan bahkan menjadi duplikasi saat siswa
menyampaikan ulang kepada siswa SLTP saat kegiatan PKL Duta UKS. Perilaku hidup sehat
pada pelajar sangat penting mengingat 30% penduduk Indonesia adalah di usia sekolah.
Sementara itu Ichtiarini Nurullita Santri SKM., MPH., PhD selaku dosen pembimbing juga
menyampaikan bahwa peningkatan kesehatan pelajar dapat diupayakan melalui TRIAS UKS
yaitu Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, dan Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat.
Maka kegiatan pembekalan Duta UKS merupakan bagian dari implementasi tersebut yaitu
pendidikan kesehatan.
Peningkatan status kesehatan pelajar akan secara langsung berpengaruh pada status
kesehatan penduduk pada umumnya.
Mahasiswa MKesmas Meraih Juara II di Tournament Bulutangkis Tingkat Universitas
/in Berita /by Magister Kesehatan MasyarakatSenin, 31 Desember 2022, Telah terselenggara tournament Bulutangkis tingkat Universitas di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, tournament ini dikhususkan untuk mahasiswa pascasarjana dilingkungan Universitas Ahmad Dahlan. Terdapat beberapa kategori dalam tournament ini yaitu ganda putra dan ganda putri. Tournament ini dilaksanakan di Depok Sport Center.
Dalam tournament ini diikuti oleh 5 tim ganda putra dan 5 tim ganda putri dengan system gugur. Program studi magister kesehatan masyarakat Universitas Ahmad Dahlan mengirimkan satu tim ganda putri untuk mengikuti tournament tersebut. Tim prodi diwakilkan oleh mahasiswi bernama Rika Yulianti Fitri dan Nur Afriza, Mahasiswi tersebut merupakan mahasiswa semester satu. Tim dari prodi mendapatkan undian urutan pertama dalam pertandingan
Pertandingan pertamapun dimulai dengan mendapatkan hasil kemenangan 2-1. Set pertama tim dari prodi berhasil memenangi dengan skor meyakinkan yaitu 21-11, pada set pertama kedua mahasiswa bermain begitu dominan membuat lawan kerepotan. Sek kedua lawan mampu belajar dengan cepat untuk mengantisipasi taktik yang diterapkan oleh tim prodi, alhasil pada sek kedua tim dari prodi harus menelan kekalahan dengan skor tipis 19-21. Set ketiga tim dari prodi memperbaharui tektik yang digunakan, lebih bermain agresif dan bermain lebih focus. Buah dari usaha adalah kemenanagan di set ketiga dengan skor sangat meyakinkan 21-12. Kemenangan inipun berhasil membawa tim mahasiswi ke babak final.
Babak final dimulai setelah dzuhur, ujian pertandingan dirasakan oleh tim prodi ketika harus melawan di babak final. Tim prodi harus melawan tim tanggung dari prodi magister pendidikan yang pernah menjadi atlit bulutangkis. Pada pertandingan partai final tim prodi harus tumbang tanpa balas di kedua set. Set pertama dengan skor 21 -13 dan diset kedua tim prodi lebih mencoba bermain agresif dengan memulai serangan-serangan dekat net berharap tim musuh melakukan kesalahan dan menghasilkan skor untuk tim prodi, akan tetapi taktk tersebut mudah di antisipasi oleh tim lawan sehingga di set kedua tim dari prodi juga harus mengalami kekalahan dengan skor 21-14.
Pada tournament bulutangkis ini meski gagal meraih juara pertama tapi tim prodi berhasil mengharumkan nama prodi dan berhasil menyambat juara II kategori ganda putri.
Study Lapangan Mahasiswa Terkait Manajemen Pengelolaan Sampah di Desa Wisata Ngunan Unan, Bantul, Yogyakarta
/in Berita /by Magister Kesehatan Masyarakat
Mahasiswa Melakukan Kunjungan Terkait Pengelolaan Sampah di Desa Wisata Nguna-nguna
Jumat, 30 Desember 2022 mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan beserta dosen pengampuh matakuliah Manajemen Kesehatan Lingkungan Dr. Tri Wahyuni Sukesi., S.Si.,MPH. melaksanakan kunjungan lapangan di Desa Wisata Nguna-nguna, Srigading, kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Pada kunjungan tersebut mahasiswa bersama dosen melakukan observasi terkait tata cara pedukuhan dalam memelihara menejemen pemengelolaan sampah di Desa Wisata Nguna-nguna sehingga sampah yang dikelola oleh masyarakat khususnya sampah organic dapat digunakan sebagai pakan maggot, kemudian maggot yang sudah diberi makan sampah organic ini digunakan untuk sebagai pakan ikan lele yang di budidaya oleh masyarakat sekita Desa Wisata Nguna-nguna. Budidaya ikan lele yang dilakukan oleh masyarakat Desa Wisata Nguna-nguna menggunakan konsep Pakboletus (Memasukan ikan lele seratus dalam bak), warga membuat kolam lele dari buiss beton yang sering digunakan untuk membuat box.
Pengelolaan sampah yang dilakukan oleh masyarakat Desa Wisata Nguna-ngunaa menggunakan mesin pemintal plastic kresek yang diproduksi sendiri kemudian dibuat tas, wadah-wadah dan barang-barang laiannya. Pengelolaan sampah yang dilakukan oleh masyarakat Desa Wisata Nguna-nguna juga membuat briket bioarang yang digunakan utnuk membuat asap cair untuk digunakan menjadi obat gatal.
Pada kunjungan tersebut mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan dapat melihat secara langsung proses-proses yang dilakukan oleh masyarakat sekita Desa Wisata Nguna-nguna dalam mengelolaah sampah-sampah yang terdapat pada Desa Wisata Nguna-nguna untuk dioleh berbagai macam produk yang berguna sehingga sampah-sampah tidak mencemari lingkungan sekitar dan terciptanya suasanya yang bersih lingkungan Desa Wisata Nguna-nguna, Srigading, kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Pada kunjungan tersebut mahasiswa ditugaskan untuk membuat laporan terkait pengalaman-pengalaman mereka mengikuti study lapangan yang di lakukan di Desa Wisata Nguna-nguna, Srigading, kabupaten Bantul, Yogyakarta dan di presentasikan di pertemuan selanjutnya. Hal ini tentu dapat meningkatkan kepekaan mahasiswa dalam mengamati keadaan sekitar dan menambah pengetahuan mahasiswa terhadap pengelolaan sampah. Diharapkan dengan adaanya kunjungan ini mahasiswa mampu menerapkan ilmu yang di dapat di daerah tempat tinggal masing-masing.

Kampus 3
Universitas Ahmad Dahlan
Jl. Prof. Dr. Soepomo, S.H. Janturan Yogyakarta 55164.
Telepon : (0274) 563515, 511830, 379418, 371120 Ext. –
Faximille : 0274-564604
Email : pascakesmas@uad.ac.id
Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa
Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan
Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960